Berita

“Lantunan Cerita Hidup TULUS di Konser ‘Monokrom'” di CNNIndonesia.com

11 Feb 2019

Tak menunggu akhir pekan, konser tunggal Tulus yang bertajuk ‘Monokrom’ digelar pada Rabu (6/2) malam tadi di Istora Senayan Jakarta. Total, ia membawakan sekitar 20 lagu.

Teman Tulus–sebutan bagi penggemar Tulus–disapa dengan lagu Baru dari album Gajah (2014) saat jarum jam hampir menunjukkan pukul 20.30 WIB. Ia lalu melanjutkan dengan lagu-lagu dari seluruh albumnya bergantian, Tulus (2011) dan yang terbaru Monokrom.

Pelantun Jangan Cintai Aku Apa Adanya itu bahkan membawakan lagu daerah seperti Dinding Badinding dan Tak Tuntuang dari Minangkabau. Seperti diberitakan Antara, Tulus mengaku lagu-lagu itu sering ia dengar saat masih tinggal di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Sesekali, di antara lagu demi lagu yang ia bawakan dengan apik–hanya ada salah nada di awal-awal karena mengaku deg-degan ditonton ayah dan ibunya–Tulus curhat. Ia sembari bertutur pada para penggemarnya cerita di balik lagu-lagu yang ia ciptakan.

Lagu Gajah misalnya, seperti yang sudah sering dibicarakan, bercerita tentang dirinya yang saat masih kecil bertubuh lebih besar dibanding anak-anak seumurnya. Sementara Ruang Sendiri, kata Tulus, dibikin saat ia menyadari pentingnya perasaan rindu.

Sedangkan lagu Tukar Jiwa lebih bercerita soal empati. Ia juga berkisah pada lagu Teman Hidup dibuat agar yang mendengarnya tidak pernah merasa kesepian dan sendirian.

“Selalu ada yang sayang sama teman-teman,” ucapnya.

Tak ayal, itu pun membuat penggemarnya puas. Tulus dianggap mampu membuat konser terasa intim, seperti berinteraksi dengan teman sendiri. Penonton seakan diajak masuk ke kehidupan dan masa lalu Tulus lewat setiap lagu yang ia bawakan.

Konser ‘Monokrom’ itu merupakan promosi atas album terbarunya yang bertajuk sama. Sebelumnya konser serupa telah digelar di Bandung, tahun lalu. Monokrom merupakan album ketiga Tulus, yang mengawali karier di dunia musik sejak 2011 dengan merilis Tulus.

Meski Tulus terbilang sering tampil di konser, ‘Monokrom’ sangat ditunggu dan laris manis. Baru dijual, tiket konser itu langsung ludes dalam waktu tiga jam. Penyelenggara menyediakan sekitar 4.500 tiket, kemudian menambahnya 250 tiket lagi di hari H.

 

#DokumentasiTULUS oleh Claudia Dian

**Artikel ini telah tayang di CNNIndonesia.com dengan judul “Lantunan Cerita Hidup TULUS di Konser ‘Monokrom'”, https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20190207094652-227-367045/lantunan-cerita-hidup-tulus-di-konser-monokrom